Apakah Aku Pantas?

3 dari banyaknya kakak hebat yang aku temui!

Kalau kalian tahu, aku baru aja ikut acara bootcamp WMP kemarin. Yang intinya mah, di sana ketemu banyak kakak-kakak —bahkan adik! founder hebat, dengan segala latar belakang dan ceritanya masing-masing.

Aku datang tidak dengan membandingkan diri. Karena tahu latar belakang kita berbeda, pun niatku pure anggap semua itu bagian dari proses belajar aja. Tapi setelah mendengar cerita-cerita mereka, aku jadi bertanya-tanya; apakah aku pantas ada di sana?

Perjalanan mereka panjang, perjuangan mereka luar biasa. Sedangkan rasa-rasanya aku ada di sana, sesederhana karena beruntung aja. Gak lebih dari itu. Jadi, apakah aku pantas disejajarkan dengan mereka? Apakah aku pantas ada di sekitar mereka? Apakah aku pantas… tunggu.

Kenapa aku harus merasa tidak pantas?

Kita sama-sama tahu bahwa tingginya mimpi seseorang besar dipengaruhi dari sekitarnya. Maka jika sekitar kita tidak berkembang, kita pun tidak akan berkembang. Bukankah kalau begitu, sebuah kabar baik jika bisa berada di sekitar mereka yang lebih hebat dari kita?

Dibanding minder, bukankah harusnya aku merasa sudah berada di lingkungan yang tepat? Karena dengan begitu,  ada mereka yang bisa aku jadikan sumber pembelajaran. Entah apakah usahanya, kontribusinya, atau sekedar semangatnya.

Iya memang aku tidak sehebat mereka. Pun kalau mau jujur, aku rasa aku juga tidak akan sanggup untuk menghadapi apa yang sudah mereka hadapi agar bisa sampai di titik mereka sekarang. Jadi sebenarnya, titik mereka sekarang juga bukanlah cita-citaku.

Meskipun begitu, masih ada semangat serta kegigihan mereka yang tidak hanya bisa aku kagumi, tapi juga contoh; dalam menggapai bentuk cita-cita milikku sendiri.

Jadi untuk kalian yang sedang merasa minder dengan teman-teman sekitar, aku rasa akan lebih bijak untuk percaya bahwa itu semua bukan karena kalian yang tidak hebat; tapi karena Allah mau standar hebat kita naik dan belajar dari mereka yang sudah lebih dulu mencapainya.

Selamat dan semangat bertumbuh juga, kalian!

   

Komentar