![]() |
| Sumber: pinterest |
“Tidak ada ilmuan yang mendapatkan kehormatannya karena
tetap berada dalam batas ilmu pengetahuan yang sudah ada, seseorang harus
melewatinya untuk bisa dikatakan hebat” Sebuah konsep yang baru aja aku dapetin
dari buku Good Strategy Bad Strategy.
Ini menarik, karena pada akhirnya konsep ini bisa
dipraktekan di manapun dan untuk siapapun. Jika seseorang tetap berada dalam
jangkauannya, entah itu dalam konteks ilmu pengetahuan atau kemampuan, maka
orang tersebut tidak akan mungkin berubah, apalagi bertumbuh.
Sebab semua batas yang orang tersebut miliki adalah zona
nyamannya. Jadi satu-satunya cara untuk bertumbuh, ya hanya dengan keluar dari
batas-batas tersebut. Tapi sayangnya, kebanyakan kita tidak mengakui atau
bahkan mengenali batas-batas yang diri kita sendiri miliki.
Sederhananya gini, kalau kita tidak pernah berkarya, maka
kita tidak akan pernah tahu sebagus apa karya yang bisa kita hasilkan. Jika kita
tidak pernah berani mencoba hal baru, kita tidak akan pernah tahu bisa seberani
apa diri kita. Jika kita tidak pernah gagal, kita tidak akan pernah tahu sedekat
apa kita dengan keberhasilan.
Lalu jika kita sudah menyadari batas-batas tersebut,
melewatinya adalah sebuah jawaban dari proses keberhasilan. Bukan malah mundur dan berhenti
karena merasa telah mencapai batas.
Mungkin jika disederhanakan, ini hanyalah sebuah konsep ‘jangan
menyerah’. Tapi aku rasa dengan memvisualisasikannya secara langsung dengan
sesuatu yang memang sekarang sedang kita kejar, tentu akan memudahkan kita
untuk merealisasikan perubahan tersebut ke depannya.
Konsep ini bisa dimulai dengan mencari sampai mana batas
kita; dalam pengetahuan maupun kemampuan. Lalu tanyakan pada diri sendiri, apa
sekiranya ujung yang ingin kita capai selanjutnya? Gap antara batas yang kita
miliki sekarang dan batas selanjutnya itulah yang akan menjadi target-target
pencapaian yang perlu kita penuhi ke depannya.
Jika batas baru yang pernah kita buat sudah terlewati, maka
waktunya untuk membuat batas baru lagi untuk kita gapai selanjutnya. Proses ini
terus berulang, sampai biasanya seseorang baru akan dikatakan berhasil atau
hebat, jika sudah melewati batas umum yang rata-rata orang kebanyakan telah
miliki.
Jadi harapannya, dengan memahami sampai mana batas pengetahuan
dan kemampuan yang sekarang sedang kita miliki, kita juga akan lebih mudah
untuk memahami apa yang kita butuhkan untuk melampauinya esok hari.

Komentar
Posting Komentar